BERAU, JB.ONLINE – Pertamina Patra Niaga menjelaskan kelangkaan BBM, khususnya Pertalite, yang terjadi di Kabupaten Berau.
Communication and Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Gayuh Mustiko Jati, mengatakan distribusi BBM dari Balikpapan ke Berau kerap terkendala kondisi cuaca dan jalur sungai.
“Jadi kami sangat bergantung dengan faktor cuaca dan keandalan akses ke wilayah Berau karena melewati sungai,” ujarnya.
Untuk menjaga pasokan, Pertamina menyiapkan jalur alternatif dari Tarakan dan Samarinda serta menambah pasokan dari Balikpapan.

Terkait kuota BBM bersubsidi, Gayuh menegaskan Pertamina hanya bertindak sebagai operator penyalur, sedangkan penetapan kuota merupakan kewenangan BPH Migas.
“Di sini peran Pertamina sebagai operator, sementara BPH Migas sebagai regulator. Kami mematuhi apa yang ditetapkan oleh regulator dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan distribusi bagi masyarakat,” tutupnya.

