BERAU, JB.ONLINE — Riuh sorak penonton mewarnai kawasan Tepian Ahmad Yani, Kabupaten Berau, Minggu (27/9/2026). Ribuan masyarakat memadati tepian sungai untuk menyaksikan keseruan Lomba Perahu Panjang Tradisional Kabupaten Berau 2026.
Sejak pagi, warga mulai berdatangan dan memilih posisi terbaik di sepanjang tepian sungai. Suasana semakin meriah ketika para peserta bersiap di lintasan, menunggu aba-aba dimulainya perlombaan.
Deretan perahu panjang melaju membelah permukaan sungai. Para pendayung terlihat mengerahkan tenaga secara maksimal dengan irama kayuhan yang harus tetap kompak untuk menjaga laju perahu.
Sorakan penonton dari tepian menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta. Setiap perlombaan berlangsung ketat, terutama ketika sejumlah perahu mulai memasuki bagian akhir lintasan.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan mempertahankan budaya masyarakat Berau yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sungai.
Lomba perahu panjang juga dinilai mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan sekaligus menghidupkan kembali tradisi olahraga masyarakat yang telah berkembang dari generasi ke generasi.
Pemerintah Kabupaten Berau diharapkan terus memberikan ruang bagi kegiatan serupa agar olahraga tradisional tidak hanya menjadi tontonan dalam momentum tertentu, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari agenda kebudayaan dan pariwisata daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat hingga perlombaan berakhir. Tepian Ahmad Yani bukan hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi berubah menjadi ruang berkumpul masyarakat untuk menikmati olahraga, budaya, dan hiburan dalam satu momentum.
Lomba Perahu Panjang Tradisional Berau 2026 pun menjadi salah satu gambaran bagaimana tradisi lokal masih mampu menyatukan masyarakat dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.
“Adn”

