TANJUNG REDEB_ JB.ONLINE — Kondisi sarana dan prasarana pendidikan kembali menjadi perhatian. Sejumlah ruang kelas di SDN 002 Tanjung Redeb dilaporkan kerap mengalami genangan air saat hujan turun.
Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, saat melakukan kunjungan langsung ke SDN 002 Tanjung Redeb, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan sekolah sekaligus menindaklanjuti sejumlah aspirasi dan kebutuhan yang sebelumnya disampaikan pihak sekolah.
Dalam peninjauan tersebut, Dedy melihat kondisi sejumlah ruang belajar dan fasilitas sekolah. Salah satu persoalan yang ditemukan adalah genangan air yang masuk ke area ruang kelas ketika hujan.
Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapat perhatian karena berpotensi mengganggu kenyamanan siswa dan guru serta aktivitas proses belajar mengajar. Selain persoalan genangan, pihak sekolah juga menyampaikan kebutuhan fasilitas pendukung berupa tempat parkir kendaraan.
Dedy mengatakan, kunjungan lapangan penting dilakukan agar DPRD tidak hanya menerima laporan secara administratif, tetapi dapat melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
«“Kita ingin melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan sekolah. Kalau memang ada ruang belajar yang ketika hujan tergenang, tentu ini harus menjadi perhatian. Begitu juga dengan kebutuhan tempat parkir, kita akan melihat bagaimana usulan ini dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kemampuan anggaran daerah,” ujar Dedy.»
Menurutnya, fasilitas pendidikan merupakan salah satu sektor yang membutuhkan perhatian berkelanjutan. Lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan didukung sarana yang memadai menjadi bagian penting dalam menunjang proses pembelajaran.
«“Prinsipnya, kalau ada kebutuhan yang memang menjadi prioritas dan menyangkut kenyamanan proses belajar mengajar, tentu akan kita dorong untuk mendapatkan perhatian. Kita tidak ingin persoalan yang bisa mengganggu aktivitas belajar dibiarkan berlarut-larut,” tambahnya.»
Ia menegaskan, berbagai persoalan yang ditemukan dalam kunjungan tersebut akan menjadi bahan untuk melihat kemungkinan tindak lanjut bersama pemerintah daerah, tentunya dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari fungsi DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Temuan di lapangan diharapkan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan dan mekanisme penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, persoalan genangan ruang kelas maupun kebutuhan fasilitas pendukung di SDN 002 Tanjung Redeb diharapkan dapat memperoleh solusi sehingga tidak terus mengganggu kenyamanan siswa dan tenaga pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
“Adn”

